rza3z0iXwfrhP0Bo61a36W2lz3i7Fxgii3ShC0NK

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Pesan Harian UJH: Ampunan Allah

 

Foto: Mitradi HFA

GUDATAnews.com, Bengkulu - Sebegitu besar dan kuatnya kekuatan serta kekuasaan Fir'aun sehingga dia lupa diri lalu menganggap dirinyalah Tuhan, namun saat sakaratul mautnya dia mengakui Allah dan baru ingin beriman kepada Allah.

Di era sekarang pun banyak yang tidak sadar. Bahwa sehebat apapun  kita, bila tidak didasari keimanan, amanah kekuasaan dan kekayaan potensial melahirkan kesombongan, kesesatan, serta kebinasaan.

 


Sungguh kalaulah tidak Maha Pengampun maka akan hancur semua mereka yang memiliki sifat-sifat buruk seperti sombong. Sombong menurut agama adalah merendahkan orang lain dan ingkar kepada Allah. Hingga dalam riwayat saat sakaratul maut Fir'aun malaikat Jibril mengambil tanah hitam di dasar laut buat menyumpal mulut Fir'aun agar dia tidak melafazkan kalimat Tauhid dan berdoa memohon ampunan Allah. Hal itu sebagaimana yang diriwayatkan oleh al-Tirmidzi dari Ibnu ‘Abbas. Dalam riwayat tersebut, Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam menuturkan:   لَمَّا أَغْرَقَ اللهُ فِرْعَوْنَ قَالَ: ﴿آمَنْتُ أَنَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ الَّذِي آمَنَتْ بِهِ بَنُو إِسْرَائِيلَ﴾ فَقَالَ جِبْرِيلُ: يَا مُحَمَّدُ فَلَوْ رَأَيْتَنِي وَأَنَا آخُذُ مِنْ حَالِ البَحْرِ فَأَدُسُّهُ فِي فِيهِ مَخَافَةَ أَنْ تُدْرِكَهُ الرَّحْمَةُ  

Sewaktu Allah menenggelamkan Fir‘aun, ia mengucapkan, “Aku beriman bahwa tiada Tuhan kecuali yang diimani kaum Bani Israil,” (Q.S. Yunus [10]: 90).”

Kemudian, malaikat Jibril berkata kepada Rasulullah SAW., “Wahai Muhammad, seandainya engkau melihatku, kala itu aku mengambil tanah hitam dari dasar lautan. Lalu memasukkannya ke dalam mulut Fir‘aun karena takut ia diliputi oleh rahmat.”

Pagar Dewa, 06012023

Salam UJH. (Red)

Artikel Terkait

Artikel Terkait