rza3z0iXwfrhP0Bo61a36W2lz3i7Fxgii3ShC0NK

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Kumpulan Cerpen Senyum Terakhir

Judul buku : Senyum Terakhir

Penulis : Misjuita

Penyunting : Herman Suryadi

Penerbit : Kanaka, Surabaya

Halaman : viii + 196 hal.

ISBN : 978-623-258-479-2

Buku kumpulan cerpen ini merupakan karya Misjuita dari Kota Bengkulu. Beliau sehari-hari berprofesi sebagai Guru Bahasa Indonesia di salah satu SMP yang ada di Bengkulu Tengah. Ada 12 cerpen yang berhasil beliau ciptakan dan dimuat dalam buku kumpulan cerpen ini. 

Bila dilihat sekilas dari judul-judul cerpen yang ada, bisa dipastikan beliau terpengaruh bacaan era '70-'80-an. Saat kejayaan cerpen media cetak dan buku banyak difilmkan.

Judul-judul cerpen karya Misjuita ini mengena di hati. Sayang bila tidak dibaca. Antara lain: "Purnama Enggan Tersenyum", " Sembilu Cinta", "Kemboja Penantian", dan lain-lain. Judul-judul itu juga mengundang keingintahuan pembaca. Banyak yang tertarik dengan judul-judul yang telah disebutkan sebelumnya.

Di dalam buku kumcer ini, cerpen "Senyum Terakhir" menjadi perwakilan di antara semua cerpen. Berkisah tentang pergaulan anak sekolah yaitu Dita dan Irfan. Berawal hanya teman biasa, kemudian berlanjut kepada insiden yang membuat Dita kesal dan membenci Irfan. Irfan pun berusaha meminta maaf kepada Dita. Akan tetapi, batas usia manusia telah ditentukan Sang Pencipta.  Irfan tewas dalam sebuah kecelakaan dan merenggut nyawa. Begitulah akhir kisah yang cukup sedih bila dibaca.

Cerpen-cerpen yang terangkum dalam buku kumcer ini, dipromotori oleh Bengkel Penulisan HaeS Bengkulu, yang sayang sekali jika dilewatkan.

Bagi yang belum memiliki dan berminat, dapat menghubungi HP penulis buku ini: 0812-6777-0098. [ ]

 

Penulis: YOVI GUANTARA TANJUNG

Sumber gambar: Misjuita.

Artikel Terkait

Artikel Terkait