rza3z0iXwfrhP0Bo61a36W2lz3i7Fxgii3ShC0NK

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Pesan Harian UJH: Takdir

 

Bencana banjir. (Foto: Mitradi HFA)

GUDATAnews.com, Bengkulu - Jibril pernah bertanya kepada Rasulullah tentang apa Islam, Iman, dan Ihsan. Setelah Jibril berlalu Rasulullah menerangkan bahwa sesungguhnya Jibril sedang mengajarkan kalian tentang Islam, iman, dan Ihsan. Salah satu item dalam rukun iman adalah qada dan qadar atau takdir.

Secara istilah, takdir merupakan segala yang terjadi, sedang terjadi serta akan terjadi yang telah ditetapkan oleh Allah SWT baik yang baik maupun yang buruk. Segala sesuatu yang terjadi atas rencananya pasti serta tentu, namun manusia diberi hak untuk berusaha sekuat tenaga.

 


Kadang kita yang menyempitkan makna takdir. Ketika sesuatu yang baik dan indah kita sebut hasil usaha, jerih payah atau apalah. Disisi yang buruk, sial, apes, dan tidak enak atau kurang baik menurut ukuran  kita, kita sebut sebagai takdir.  Sesungguhnya takdir Allah selalu baik. Walaupun terkadang perlu air mata untuk menerimanya.

Rasulullah SAW bersabda:

كَتَبَ اللهُ مَقَادِيْرُ الخَلاَئِقِ قَبْلَ أَنْ يَخْلُقَ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضَ بِخَمْسِيْنَ أَلْفَ سَنَةٍ

"Allah telah menetapkan takdir untuk setiap makhluk sejak lima puluh ribu tahun sebelum penciptaan langit dan bumi." (HR. Muslim).

Pagar Dewa, 30112022

Salam UJH. (Red)

 

Artikel Terkait

Artikel Terkait