rza3z0iXwfrhP0Bo61a36W2lz3i7Fxgii3ShC0NK

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Pesan Harian UJH: Membenci Sesuatu atau Seseorang

 


GUDATAnews.com, Bengkulu -  Sifat masing-masing manusia memang tidak stabil. Kadang muncul rasa bahagia, lain waktu sedih menyelimuti. Hal itu terjadi dalam segala bentuk dan keadaan baik pada barang, pekerjaan, suku, agama, orang atau apa saja.

Perasaan yang berubah terlalu drastis terhadap sesuatu atau pada seseorang bisa saja wajar muncul saat ada hal-hal tertentu dalam diri orang tersebut yang tidak disukai. Bisa juga, kondisi seperti ini muncul karena memang pikiran, hati atau jiwa sedang tertekan, semisal karena sedang bermasalah dalam pekerjaan, pendidikan, keluarga, hubungan percintaan, dan sebagainya, sehingga cenderung terganggu dengan hal-hal dan orang lain di sekitar kita.

Tetapi membenci orang tanpa sebab dan orang tersebut tidak ada kait mengaitnya dengan kita bahkan mungkin kenal dengan kita pun tidak. Ini artinya kejiwaan kita sedang terganggu. Sebab sifat benci dengan pribadi orang lain, suku, agama, jabatan, popularitas, harta dan sebagainya tanpa sebab adalah penyakit hati dan ini biasanya dialami oleh orang yang tanpa dia sadari sering membenci dirinya sendiri. Solusinya adalah jangan sempit pergaulan, jangan egois, belajar berkompromi dengan diri sebab tidak semua sesuai dengan maunya kita, sibuklah dengan memperbaiki diri, belajar memaafkan dan belajar hidup sehat tanpa alkohol.

عن أنس بن مالك رضي الله عنه أن رسول الله صلى الله عليه وسلم قال: لاَ تَبَاغَضُوا وَلاَ تَحَاسَدُوا وَلاَ تَدَابَرُوا وَكُوْنُوْا عِبَادَ اللهِ إِخْوَاناً وَلاَ يَحِلُّ لِمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلاَثٍ

Dari Anas bin Malik t bahwasanya Rasulullah e bersabda: “Janganlah kalian saling membenci, saling hasad (dengki), saling membelakangi. Dan jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara. Tidak dihalalkan bagi seorang muslim menjauhi saudaranya lebih dari tiga hari.” (Muttafaq Alaih)

Pagar Dewa, 07012023

Salam UJH. (Red)

 

 

Artikel Terkait

Artikel Terkait