rza3z0iXwfrhP0Bo61a36W2lz3i7Fxgii3ShC0NK

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Pesan Harian UJH: Tradisi yang Perlu Diperbaiki

 


GUDATAnews.com, Bengkulu - Asal masuk bulan Syawal setelah Shalat Idul Fitri asal ketemu tidak tahu salah atau tidak bersalah ucapan saat bersalaman adalah mohon maaf lahir dan batin.

Sementara ada orang yang berselisih paham kadang sulit sekali saling memaafkan. Tidak mesti menunggu setelah lebaran atau menunggu datangnya Syawal jika ingin saling memaafkan. Sebab hadits Nabi tidak baik lebih dari 3 hari tidak saling tegur sapa.

عنْ أبي أَيُّوبَ رَضِيَ الله تَعَالَى عَنْهُ، أنَّ رسولَ الله صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قالَ: لَا يَحِلُّ لمُسْلِمٍ أَنْ يَهْجُرَ أَخَاهُ فَوْقَ ثَلَاثِ لَيَالٍ، يَلْتَقِيَانِ فَيُعْرِضُ هَذَا وَيُعْرِضُ هَذَا، وَخَيْرُهُمَا الَّذِي يَبْدَأُ بِالسَّلَامِ (مُتَّفَقٌ عليهِ)

Dari Abū Ayyub radhiallahu ‘anhu, bahwasanya Rasūlullāh ﷺ berkata, “Tidak halal bagi seorang muslim untuk menghajr (memboikot) saudaranya lebih dari 3 malam (yaitu 3 hari). Mereka berdua bertemu namun yang satu berpaling dan yang lainnya juga berpaling. Dan yang terbaik di antara mereka berdua yaitu yang memulai dengan memberi salam.” (Muttafaqun ‘alaih, diriwayatkan oleh Imām Bukhāri dan Imām Muslim)

Ketahuilah bahwa, Meminta maaf dan memaafkan berlalu bagai siklus hujan. Ada kalanya kita harus berani mengakui kesalahan, seperti air laut yang melepaskan uapnya ke atas awan. Dan ada kalanya kita harus mau membuang ego untuk memaafkan orang lain, seperti awan yang melepaskan air hujan menuju bumi.

Pagar Dewa, 24042023

Salam UJH. (Red)

Artikel Terkait

Artikel Terkait