rza3z0iXwfrhP0Bo61a36W2lz3i7Fxgii3ShC0NK

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Pesan Harian UJH: Terima Kasih Guru

 

Suasana belajar Sekolah Fatma Kenanga ICS Kota Bengkulu. (Foto: Mitradi HFA)

GUDATAnews.com, Bengkulu – Orang-orang sukses itu berawal dari perjuangan para guru. Mana mungkin seseorang menjadi pandai, dan sukses tanpa peran serta seorang guru dalam hidupnya. Guru di sekolah, orang tua kita adalah guru yang mengajarkan ilmu kehidupan, guru mengaji  guru yang mengajarkan ilmu agama untuk keluhuran budi.

Karakter yang dimiliki guru di sekolah pastinya berbeda-beda, ada yang ramah, penyabar, galak, pemarah, dan sebagainya. Bahkan tak jarang terdapat karakter dan kebiasaan guru yang tidak sesuai dengan yang kita inginkan. Tetaplah bertindak sopan. Jangan sampai berlaku kurang ajar terhadap guru, akan lebih baik jika selalu bersabar dengan guru yang memiliki karakteristik yang menurut kita tidak sesuai.

 


Kita tidak harus memberikan hadiah yang indah kepada mereka, ucapan selamat yang berlebihan, tetapi cukup menghormati, menghargai, menyanyangi guru-guru kita serta mendoakan selalu setiap hari dan yang paling penting anggaplah guru kita sebagai orangtua kita sebagaimana para guru menganggap kita sebagai anak mereka sendiri.

عَنْ أَبِي أُمَامَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمْ:”مَنْ عَلَّمَ عَبْدًا آيَةً مِنْ كِتَابِ اللَّهِ، فَهُوَ مَوْلاهُ لا يَنْبَغِي لَهُ أَنْ يَخْذُلَهُ، وَلا يَسْتَأْثِرَ عَلَيْهِ”.

“Dari sahabat Abi Umamah, beliau berkata: Rasulullah Saw., bersabda: “Barangsiapa mengajar satu ayat dari Kitabullah kepada seorang hamba, maka orang itu menjadi junjungan hamba tersebut, hamba tidak boleh merendahkan orang tersebut, dan tidak boleh mendahuluinya (harus memuliakannya)”.

Pagar Dewa, 26112022

Salam UJH. (Red)

Artikel Terkait

Artikel Terkait