rza3z0iXwfrhP0Bo61a36W2lz3i7Fxgii3ShC0NK

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Pesan Harian UJH: Doa Sebelum Salat

 

Ibadah di Masjid Raya Baitul Izzah Padang Harapan Bengkulu. (Foto: Mitradi HFA)

 

GUDATAnews.com, Bengkulu - Syariat yang tidak boleh ditinggalkan oleh muslim adalah salat dalam kondisi apapun. Jika sakit atau dalam perjalanan maka ada ruksah bagi yang bersangkutan. Salat atau sholat adalah salah satu jenis ibadah di dalam agama Islam yang dilakukan oleh Muslim. Kegiatan salat meliputi perkataan dan perbuatan yang diawali dengan gerakan takbir dan diakhiri dengan gerakan salam.

Ada yang sering dilalaikan saat akan melaksanakan sholat. Boleh jadi karena memang tidak paham atau sengaja ditinggalkan. Banyak kita saksikan, asal sudah iqamah kebanyakan kita langsung takbir mengangkat. Ketahuilah,  ada tuntunannya berdoa sebelum shalat dan membaca surat An Naas sebelum kita membaca niat.

Doa sebelum shalat.

رَبِّ أَعُوذُ بِكَ مِنْ هَمَزَاتِ الشَّيَاطِينِ وَأَعُوذُ بِكَ رَبِّ أَنْ يَحْضُرُونِ

“Ya Tuhanku aku berlindung kepada Engkau dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung (pula) kepada Engkau ya Tuhanku, dari kedatangan mereka kepadaku.”


 

Setelah itu membaca Surat An Naas. Menurut Imam Al-Ghazali, membaca Surat An-Nas sebelum menjalankan sholat hukumnya sunah. Hal itu dilakukan dalam rangka untuk berlindung dari bisikan setan dengan surat tersebut.

 فَإِذَا فَرَغْتَ مِنْ طَهَارَةِ الْخَبَثِ وَطَهَارَةِ الْبَدَنِ وَالثِّيَابِ وَالْمَكَانِ وَمِنْ سَتْرِ الْعَوْرَةِ مِنَ السُّرَةِ إِلَى الرُّكْبَةِ فَاسْتَقْبِلِ الْقِبْلَةَ قَائِمًا مُزَاوِجًا بَيْنَ قَدَمَيْكَ بِحَيْثُ لَا تَضُمُّهُمَا وَاسْتَوِ قَائِمًا ثُمْ اقْرَأْ: “قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ…”تَحَصُّنًا بِهَا مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيمِ. وَاحْضُرْ قَلْبَكْ مَا أَنْتَ فِيهِ وَفَرِّغْهُ مِنَ الْوَسْوَاسِ….”

“Apabila telah selesai membersihkan kotoran dan najis yang ada di badan, pakaian, dan tempat sholat, dan telah menutup aurat dari pusar sampai lutut, maka menghadap kiblat dengan berdiri dengan kaki yang lurus tetapi tidak dirapatkan sedangkan engkau berada dalam posisi tegak. Lalu bacalah Surat An-Nas untuk berlindung dari setan yang terkutuk. Hadirkan hatimu ketika itu. Kosongkan pula hatimu dari bisikan dan rasa was-was,” (Lihat Abu Hamid Al-Ghazali, Bidayatul Hidayah, Beirut, Darul Kutub Al-‘Ilmiyyah, cetakan keempat, 2006 M, halaman 46).

Pagar Dewa, 08122022

Salam UJH. (Red)

Artikel Terkait

Artikel Terkait