rza3z0iXwfrhP0Bo61a36W2lz3i7Fxgii3ShC0NK

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Pesan Harian UJH: Berburu Tanda Tangan

 


GUDATAnews.com, Bengkulu - Selain para remaja, dewasa dan orang tua yang meramaikan masjid saat Ramadhan ini adalah anak-anak. Mereka berangkat dengan membawa buku. Buku kegiatan Ramadhan yang apabila selesai taraweh anak-anak ini kompak berkumpul ke depan mencari imam buat minta tanda tangan.

Sayangnya anak-anak ini tidak diberi bimbingan dengan cukup. Sehingga yang terjadi adalah mengajarkan anak-anak tidak jujur. Sebab ada anak-anak di sebagian masjid yang mereka bukan saja tidak shalat tetapi juga ribut ngobrol, main di dalam masjid saat orang-orang tua shalat tarawih. Mereka tidak dapat bimbingan yang memadai baik oleh guru yang menugaskan, orang tua dan imam masjid.

Ada baiknya didisiplinkan sejak dini bahwa yang dituntut adalah shalatnya bukan tanda tangan. Sebab apa guna tanda tangan kalau tidak ikut shalat. Perlu bimbingan orang tua sebab anak-anak ini harus diberi masukan bahwa bila mereka nakal maka dosanya tanggumg jawab orang tua. Sebab mereka belum baligh baru tahap belajar. Pihak BKM masjid pun mestinya punya trik tersendiri buat anak-anak tersebut agar mereka betah shalat bukan betah main dan ribut di masjid.

عن عمرو بن شعيب، عن أبيه، عن جده -رضي الله عنه- قال: قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: مُرُوا أولادَكم بالصلاةِ وهم أَبْنَاءُ سَبْعِ سِنِينَ، واضْرِبُوهُمْ عليها، وهم أَبْنَاءُ عَشْرٍ، وفَرِّقُوا بَيْنَهُمْ في المَضَاجِعِ 

Dari Amr Bin Syu'aib dari ayahnya dari kakeknya berkata: "Rasulullah SAW bersabda: "Perintahkan anak-anakmu melaksanakan sholat sedang mereka berusia tujuh tahun dan pukullah mereka karena tinggal sholat sedang mereka berusia 10 tahun dan pisahkan antara mereka di tempat tidurnya."

Pagar Dewa, 02042023

Salam UJH. (Red)

 

Artikel Terkait

Artikel Terkait