rza3z0iXwfrhP0Bo61a36W2lz3i7Fxgii3ShC0NK

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Pesan Harian UJH: Istimewanya Kita Apa?

 

Ibadah di Masjid At Taqwa Bengkulu. (Foto: Mitradi HFA)

GUDATAnews.com, Bengkulu - Dialog sederhana dalam sinetron Para Pencari Tuhan sangat mengena di ulu hati. Bang Jek menasehati warga akan siapa diri kita. Kita ini orang miskin, tidak punya apa-apa, bodoh, banyak masalah terus tidak shalat lagi. Lalu, istimewanya kita dimana.

Lalu dijawab, belum mendapatkan hidayah. Apakah kita tahu kapan hidayah itu akan turun? Lalu apa kita yakin dalam daftar nama-nama yang akan Allah kasih hidayah ada nama kita? Kalau kita tidak tahu kapan hidayah turun, ada atau tidak nama kita terdaftar dalam buku penerima hidayah Allah. Mengapa kita tidak berusaha mencari? Allah Ta’ala berfirman:

{فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُمْ مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلا يَضِلُّ وَلا يَشْقَى}

“Maka jika datang kepadamu (wahai manusia) petunjuk daripada-Ku, lalu barang siapa yang mengikuti petunjuk-Ku, maka dia tidak akan tersesat dan tidak akan sengsara (dalam hidupnya)” (QS Thaahaa: 123).

 


Kita kadang seringkali tertipu dengan keadaan yang seakan terdengar berbau agamis yakni kata-kata hidayah. Sedangkan hidayah artinya petunjuk. Sudah berapa banyak Allah kasih kita petunjuk melalui bermacam hal, tetapi hati masih keras.

Pagar Dewa, 11042023

Salam UJH. (Red)

Artikel Terkait

Artikel Terkait