rza3z0iXwfrhP0Bo61a36W2lz3i7Fxgii3ShC0NK

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Pesan Harian UJH: Haji Gelombang II - Bag 18. Haji Mabrur

 


GUDATAnews.com, Bengkulu - Rasulullah SAW bersabda:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ: أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ: العُمْرَةُ إِلَى العُمْرَةِ كَفَّارَةٌ لِمَا بَيْنَهُمَا، وَالحَجُّ المَبْرُورُ لَيْسَ لَهُ جَزَاءٌ إِلَّا الجَنَّةُ

Dari Abu Hurairah radhiyallahu‘anh berkata, “Sesungguhnya Rasûlullâh shallallahu’alaihiwasallam bersabda, “Umrah satu ke Umrah lainnya adalah penebus dosa antara keduanya, dan Haji yang mabrur tidak ada pahala baginya selain Surga.”

Pertanyaannya, bagaimana yang dimaksudkan dengan mabrur? Berbagai makna yang kita baca tentang maksud mabrur. Ada yang mengatakan diterima, ada yang bilang barokah, ada juga menyebutkan ada perubahan sebelum dan setelah Haji dalam bentuk akhlak serta ketaatan.

Quraish Shihab dalam podcastnya bersama Najwa mengatakan, mabrur artinya menepati janji. Janji datang kepada Allah. Labbaikallah maka, setiap Allah panggil datanglah. Janji laa syarikalah. Tidak mensekutukan Allah. Jangan lagi berlaku syirik yang percaya kepada selain Allah.

Maka, sekembali dari tanah suci para jamaah Haji disambut dengan suka cita oleh pemerintah, anak dan keluarga serta sahabat, kerabat dengan para tetangga. Banyak harapan masyarakat pada mereka yang sudah menunaikan ibadah Haji.

Pagar Dewa, 26052023

Salam UJH. (Red)

Artikel Terkait

Artikel Terkait