rza3z0iXwfrhP0Bo61a36W2lz3i7Fxgii3ShC0NK

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Pesan Harian UJH: Haji Gelombang II - Bag 13. Prosesi Haji (Wukuf di Arofah)

 


GUDATAnews.com, Bengkulu - Puncak haji adalah wukuf di Arofah. Semua jamaah haji berkumpul disini walaupun kondisinya sudah sakaratul maut. Mereka yang sakit dibawa pakai ambulance. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

خَيْرُ الدُّعَاءِ دُعَاءُ يَوْمِ عَرَفَةَ

“Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arafah.” (HR. Tirmidzi).

Wukuf merupakan rukun haji yang harus dilakukan seluruh jemaah haji. Jika tidak mengerjakan wukuf di Arafah, artinya tidak mengerjakan haji.

Ada beberapa tata cara yang dilakukan saat wukuf. Tata cara wukuf, yaitu dimulai dengan mendengarkan khotbah wukuf, khutbah disampaikan oleh pembimbing haji atau ustadz yang ditunjuk. Usai khutbah selanjutnya melaksanakan shalat Zuhur dan Asar dengan shalat jama’ taqdim, dapat dilakukan berjamaah atau sendirian, tentu sebaiknya berjamaah. Setelah shalat melakukan dzikir seauqi dengan tuntunan pada buku saku yang sudah diberikan kepada masing-masing jamaah. Saat wukuf disarankan memperbanyak istighfar, zikir, dan doa.

Diperbolehkan wukuf dalam keadaan tidak suci dari hadas besar atau kecil, wanita yang sedang nifas atau haid boleh melakukan wukuf.

Pagar Dewa, 21052023

Salam UJH. (Red)

Artikel Terkait

Artikel Terkait