rza3z0iXwfrhP0Bo61a36W2lz3i7Fxgii3ShC0NK

Cari Blog Ini

Laporkan Penyalahgunaan

Pesan Harian UJH: Rezeki Burung

 

Alam sebagai sumber rejeki. (Foto: Mitradi HFA)

GUDATAnews.com, Bengkulu - Semua kehendak bermuara pada ketentuan Allah. Secara garis besar ada 4 hal pemberian Allah atas kita sebagai makhluk terbaik-Nya. Yakni jodoh, maut, balak, dan rezeki. Saat pertama kali menciptakan pena, Allah ‘azza wa jalla berfirman kepada pena,

        اُكْتُبْ. قَالَ: رَبِّي وَمَاذَا أَكْتُبُ؟ قَالَ: اُكْتُبْ مَا هُوَ كَاِئنٌ. فَجَرَى فِي تِلْكَ السَّاعَةِ مِمَّا هُوَ كَائِنٌ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

“Tulislah!”

Pena bertanya, “Wahai Rabbku, apakah yang harus aku tulis?”

Allah ‘azza wa jalla berfirman, “Tulislah apa saja yang akan terjadi.”

Berjalanlah pena pada saat itu menuliskan apa yang akan terjadi sampai hari kiamat". (HR. at-Tirmidzi no. 3319)

 


Terkait masalah rezeki. Seluruh makhluk Allah sudah di jamin rezekinya. Termasuk burung yang terbang bebas dan bersarang di pokok-pokok batang. Hanya saja Allah tidak melemparkan rezeki burung ke dalam masing-masing sarangnya, akan tetapi burung-burung tersebut menyebar ke seantero alam mencari rezeki sesuai dengan kodratnya dan petang pulang ke sarang dengan paruh yang kenyang.

Apalagi kita. Meski rezeki dalam jaminan Allah. Kita tetap berupaya menjalani usaha buat jalan rezeki masuk agar kita bisa makan, tidur, dan merasa nyaman. Perkara sedikit atau banyak tergantung bagaimana cara usaha kita dalam berikhtiar dan mensyukurinya. Sebagai pedoman bagi kita ada An-Nisa 32

وَلَا تَتَمَنَّوْا مَا فَضَّلَ اللّٰهُ بِهٖ بَعْضَكُمْ عَلٰى بَعْضٍ ۗ لِلرِّجَالِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُوْا ۗ وَلِلنِّسَاۤءِ نَصِيْبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَ ۗوَسْـَٔلُوا اللّٰهَ مِنْ فَضْلِهٖ ۗ اِنَّ اللّٰهَ كَانَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيْمًا

"Dan janganlah kamu iri hati terhadap karunia yang telah dilebihkan Allah kepada sebagian kamu atas sebagian yang lain. (Karena) bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan. Mohonlah kepada Allah sebagian dari karunia-Nya. Sungguh, Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."

Pagar Dewa, 18112022

Salam UJH. (Red)

Artikel Terkait

Artikel Terkait